Senin, 04 Januari 2016

Intro #





Kalau kupikir yang menjadi teka – teki hebat bukanlah hasil dan sesuatu yang akan kita gapai. Akan tetapi semua yang berhubungan dengan proses dan usaha serta perjuangan bagaimana kita mencapainya. Ya, seperti kita mendapati sebuah mangga jatuh dari pohonnya dan semacam rasa dimana kita mendapatkan sebuah mangga harus memanjat batang dan rantingnya untuk kemudian menggunakan sedikit keterampilan dengan tongkat atau bambu dan semacamnya untuk memetik buah itu. Dan lagi, bukankah yang menanam lebih banyak ia akan memanen tidak sedikit pula. Sementara hidup ini terkadang membiarkan kita terkungkung tanpa batasan di antara keduanya. Menjerat kita yang seharusnya sadar, senyuman dan penghayatan atas derajat manusia sebagai khalifah makhluk lainnya membuat kita tidak meremehkan hal – hal kecil sekalipun serta bahwa keberadaan kita karena keadaan mereka. Sifat ada yang wujud meluluh lantakkan hipotesa semesta untuk manusia.
Dalam sekilas aku merasa dunia ini tempat bermain seperti taman sewaktu kita kecil. Tanggung jawab serta reward and punishment mengangkangi kesadaran itu, yang berimbas pada ketakutan mencoba, terjatuh, dan bahkan dilarang gagal karena tidak ada tempat untuk mereka yang tidak menghasilkan secara harfiah.
Kebesaran kita yang diciptakan berakal sama halnya menempatkan diri di sekian banyak makhluk dan benda menjadi semacam debu, sebesar tak lebih dari batu vulkanik gunung berapi. Tetapi kitalah yang mampu mencipta dan berkreasi mengamankan juga menyeimbangkan dunia kita dan memberikan kesejahteraan bagi seiisinya.
Serangkaian tulisan akan berakhir menjadi sampah di dunia maya yang telah tercipta, namun juga menjadi pertanda bagaimana sikap kita menghadapi tekanan dan keluangan pada masa – masa tertentu. Memperlihatkan bagaimana aku, bukan aku hasil semata.