seperti apa cinta?
seperti rasa kala aku duduk disampingmu, biasa saja
tanpa keringat dingin, muka memerah, tangan bergetar
waktu itu aku hanya ingin duduk lama disampingmu, mendengarmu bercerita sesuatu
bukan tanpa kata
tapi mata
yang selalu mengagumi yang ada padamu
ada yang belum pernah terlihat
anting ditelingamu
aku ingin menyatakan cinta padamu tanpa kata cinta didalamnya
karena aku tak mengerti arti katanya
aku tak ingin merayu mendayu
duduk bersamaku dan kembali kita berbincang
bukan mengandai
bukan mengkhayal, walau perlu
aku lupa sesuatu,
pernahkah kau menanya untuk apa ada kata cinta?
aku lupa kalau aku tak cinta padamu,
aku hanya ingin berlama-lama denganmu
tak mampu mendefinisikannya
aku tak cinta padamu jika cinta itu membuat tanganku bergetar, berkeringat, sampai mulut tak bisa berkata
itu malu, sesuatu yang membuatku tak bisa menatap matamu
akan kurawat cinta, hingga aku bosan entah kapan