Dobro Pozhalovat
Yogotak Hubuluk Motok Hanorogo
Sabtu, 02 Maret 2013
yang lalu dan yang akan adalah fase
20 juni 012
tidak ada biaya untuk kedahsyatan atau daya tarik
-Po- Kung fu Panda
bandingkan dirimu bukan dengan orang lain
tapi dirimu satu tahun lalu
- Tika Yusuf
bukan jadi 'the best'
tapi lakukan yang terbaik dari dirimu
- Tika Yusuf
atau 50 tahun lagi, kau hanya bisa menyesali keputusan yang kau ambil sekarang?
sebelumnya cukup dengan menghirup
lebih terasa bila memandangi tiap jengkalnya
19 juni 012
cerah tak panas
hijau di sana
bermain warna
sebuah nada
19 juni 012
tanpa diduga
sebelumnya membosankan
semakin lama menyenangkan
tak disangka
19 juni 012
itu hujan yang membasahi
semua subur dan tandus
itu rela jatuh
karena itu mau
18 juni 012
serasa matahari
sinari selalu bumi
tak harap kembali
bahkan secuil jari
18 juni 012
masih ada awan
masih mungkin terjadi hujan
masih berjalan
masih ada harapan
17 juni 012
ini belum di ujung
salah bila pasrah
ini masih bersambung
tak tentu arah
17 juni 012
langkah detak hari
terhenti sepi
di balik alibi
ternyata fatamorgana
17 juni 012
hampir kosong
tentang denting riuh
terlalu dingin tuk terurai
sampai kapan?
semoga kisah daun kering yang jatuh dari pohonnya ternyatakan di ranah kita
17 juni 012
rumput bergoyang serempak
di bawah terik bergerak-gerak
sampai mentari mulai terdepak
16 juni 012
Ialah kubikus
yang tahan tembus
takkan aus
bergeaming dari arus
jangan terhapus
16 juni 012
di sana terlukis kerumitan
di sebelah tergambar kesederhanaan
16 juni 012
harapan tak pernah padam
katakan jangan hanya diam
16 juni 012
pernah berhenti berharap
hilang kendali seketika
dalam genggam terkuak
coba gapai cita
15 juni 012
baru kemarin kurasa
jauh tak terjamah
kini ternyata
kembali merekah
15 juni 012
sempat terpikir
sejenak menghilang dari hiruk pikuk hari
tuk tenangkan diri
mungkin relaksasi
15 juni 012
tak sengaja memalingkan
kerlipan binar sapa
sengaja terkembang
apa adanya
12 juni 012
sebelum lelap
ada satu ingin diucap
nantikan dalam harap
4 juni 012
secangkir coklat hangat
ditemani langit malam
di sana kau menatap, berseri dan menyapa sahaja
4 juni 012
nila sekelilingnya
bahkan oranye ditengah
begitu meyentuh
hangatkan sosok keruh
4 juni 012
ah, kau disana semakin terang cahyanya
seakan ingin hindarkanku dari penusuk rusuk
dan biarkanku bercengkerama ceria
4 juni 012
tuliskan selarik prosa
katakan sejujurnya
saat malam mendera
doa untukmu melayang di udara
3 juni 012
banyak sudah!
sudah banyak?
memang sudah, memang banyak
dan banyak sudah
3 juni 012
hari ke hari bermimpi
melayang ke awan sendiri
berjalan kanan kiri
merangkai sajak diri
3 juni 012
terlintas sesaat
mampu menghapus penat
3 juni 012
mari berlanjut,
merajut benang-benang kusut
hingga binar diraut
terlena kicau saut menyaut
3 juni 012
hamparan bukit hijau disana
membahana elegan menyapa
dinginkan suasana
3 juni 012
itu bukan efek rumah kaca
(yang pantulan sinarnya panaskan diri)
atau bahkan gas buang hasil senyawa
tak juga sampah tanpa guna
Dia hanya lilin penjaga malam
3 juni 012
suatu hari disebuah bangku tua
saling berkata, cerita masa lama
berbagi di bawah temaram lampu kota
3 juni 012
ketika mega elok malu-malu nampaknya
di seberang sana pelangi melintang
seakan sambut suka cita kita
3 juni 012
sebuah susunan bata penyangga
satu tergeletak tiada guna
ternyata sebuah lubang kecil tersisa
yang satupun relakan
3 juni 012
selebar daun teratai mengapung di atas rawa
mungkin kecil tuk lingkup cerita
namun kokoh adanya
3 juni 012
seberkas udara
menelusup kaca jendela
bening segar terkandungnya
menyadarkan jiwa raga
3 juni 012
di balik awan subuh
ada jiwa dalam tubuh
di sudutnya terselip doa
terharum nama-NYA
3 juni 012
degup kencang purnama malam biru
sejenak terkuntai layu
seberkas cahaya dirimbun kabut haru
mungkinkah dirimu
28 mei 012
Postingan Lebih Baru
Postingan Lama
Beranda
Langganan:
Postingan (Atom)