Bukankah dunia ini penuh teka dan teki?. Iya, rahasia
di mana-mana. Di hutan, di sawah, di laut, di sekolah, di kampus, dan gak lupa
di hati. Loncat dari pembahasan ke-rahasia-an dulu, gue mau nulis sesuatu yang
gak kalah penting. Gue lebih sering menjadi penggemar, pendengar, penulis,
pengamat, penikmat, penonton juga. Tapi jarang jadi pembicara, kecuali pengirim
pesan, dan itu beda. Balik ke topik rahasia-rahasia dan teka serta teki tadi.
Kegemaran gue yang terlihat pasif menjadikan gue seolah orang yang punya banyak
rahasia; rahasia tetap ceria, rahasia tetap ganteng, rahasia menjadi cowok
keren, dan rahasia-rahasia lainnya termasuk rahasia tanda lahir gue.
Jadi
apa yang mau dibahas?
Gak ada sih, eh, gak jauh-jauh dari dua hal di atas
kok. Karena menurut hemat gue, mempunyai kegemaran yang cenderung pasif di mata
orang banyak juga gak merugikan. Apalagi kalau disalurkan ke jalur yang benar
dan diridhai-Nya.
Rahasia-rahasia
dan teka-tekinya dikemanakan?
Di sini aja dari tadi, iya di sini. Di sinilah ke-rahasia-an
tersebut berada, bermula dan berakhir, di hati [ngelantur]. Ingat paragraf
paling atas, benar sekali rahasia ada di mana-mana. Pertanyaannya, kenapa
rahasia itu ada, apa fungsi serta hubungannya dengan kegemaran gue?.
Gue perjelaskan satu persatu dulu, yang pertama
shalat malam perbanyaklah, eh bukan, pertama adalah rahasia diturunkan kepada
manusia karena hanya manusialah makhluk Tuhan paling sexy, eh sorry, maksud gue satu-satunya makhluk
Tuhan yang berakal-bukan hanya berotak!
Akal itulah yang kemudian menjadi senjata andalan
manusia menaklukkan makhluk lain ciptaan-Nya termasuk juga sesama manusianya.
Akal ini berkemampuan tinggi baik itu dalam merancang/merancanakan sesuatu,
menemukan solusi permasalahan, ataupun juga mengatur anggota tubuh yang
lainnya. Akal selalu bisa menyuarakan ide-ide maupun gagasan dalam menghadapi
permasalahan kehidupan sehari-hari. Dalam menyuarakan segala ide dan pendapat,
manusia cenderung lebih ekspresif dan eksplisit saat melakukan kegiatan
penyuaraan ide-ide tadi. Memang, banyak dari kita lebih suka bersorak gembira
saat ide tersebut terlaksana dan tentunya sukses serta banyak juga yang dengan
bangga tersenyum lebar saat idenya diterima dan dipraktekkan orang lain.
Akal
manusia berguna mengungkapkan ide dengan melontarkannya? Lalu apa sebenarnya di
balik itu semua?
Tanpa kita sadari lebih, sesungguhnya kemerdekaan
ialah hak segala bangsa dan bahwa kemerdekaan itulah yang sangat dioptimalkan
oleh makhluk yang berjenis manusia. Kemerdekaan mengungkapkan pendapat, seperti
yang kita bahas di atas, maupun kemerdekaan – kebebasan berpendapat di dalam
hati. Karena tanpa kalian tahu, orang-orang yang jarang mengungkapkan idenya
seketika bisa jadi mereka ialah para pemilik alat penyimpan rahasia. Yap, alat
rahasia ini memang tidak diproduksi massal dan hanya orang-orang tertentu yang
berkesempatan memiliki serta menggunakan secara legal. Alat penyimpan rahasia
ini juga gak akan kalian dapatkan, meskipun kalian dengan muka mengenaskan
merintih memohon kepada Doraemon agar mau mengeluarkannya dari kantong ajaibnya!.
Faktanya adalah gue selama ini udah punya yang
namanya alat penyimpan rahasia. Dan jangan tanya bentuknya. Alat ini cukup
ampuh bagi gue ketika gue mengalami yang namanya ketersendatan berpikir kritis
– sistematis pada keadaan genting dalam waktu yang singkat. Misalnya saat
diskusi kelompok dan fatalnya ketika terjadi suatu perdebatan.
Gue emang bukan tipe manusia yang banyak omong, gue
juga kurang paham ketika diajak berdiskusi apalagi berdebat. Tapi gue sepenuhnya
percaya pada kemampuan gue. Kemampuan bermain rahasia, seperti misalnya kenapa
gue gak setuju dengan pendapat si A sayangnya gue gak bisa langsung kasih
alasan yang mendukung. Ataupun saat dimana gue kurang memperhatikan sesuatu
tapi gue gak mampu ngejelasin kenapa gue gak mau memperhatikannya. Di sini gue
emang terlihat sebagai manusia yang lebih didominasi oleh perasaan tapi sialnya
sebenarnya gue juga bukan orang sensitive. Jadi kalo pisau itu tajamnya kearah
lain bukan ke keadaan gue berada, analogi yang gak nyambung sepertinya.
Dan menurut gue, ketika tiap-tiap manusia punya
rahasia dan teka-teki kehidupannya yang tidak semua orang tahu dan kita sendiri
tidak mencoba mencari tahu rahasia orang lain, maka hidup kalian gak akan
pernah terasa flat lagi. Karena
kalian akan selalu merasa belum tahu segalanya, di mana perasaan ini akan
mendorong kalian buat selalu mempunyai ketertarikan dan rasa hormat terhadap
sesame manusia. Seni kehidupan dalam menerima serta menghargai rahasia yang
orang lain punya.
Well, setelah sekian banyak ngelantur kesana-kemari,
tulisan ini memang tidak banyak memberikan informasi yang penting. Akan tetapi
sebagai generasi cerdas pasti akan bisa melihat apa Goal yang ingin gue capai. Betul sekali, nothing can’t be same unless you’re drunk. Orang mabuklah yang gak
bisa membedakan mana yang lurus mana yang belok.