Dalam suatu
pemerintahan rakyat dengan melalui badan-badan tertentu dalam menyampaikan
aspirasi ataupun menetapkan peraturan. Harus ditempuh melalui musyawarah yang
menyelaraskan antara hikmah dan kebijaksanaan/penyautan kebenaran dari Tuhan
dan manusia untuk mencapai kesepakatan/mufakat.
Kebenaran yang didapat dari
Tuhan melalui keyakinan dan pengakuan yang diwujudkan dalam bentuk perbuatan
terhadapa adanya suatu Dzat Yang Maha Tunggal, Maha Sempurna. Hal ini menuntut
manusia untuk selalu bersikap taat dan taklim kepada Tuhan dan ajaran
kebenaran-Nya.
Kebenaran
manusia ada akibat pengakuan terhadap HAM (Hak Asasi Manusia) yang Adil dan
Beradab. Yaitu kesadaran sikap dan perilaku yang sesuai dengan moral dan hati
nurani sebagaimana mestinya.
Pemerintahan
rakyat juga memilki kerjasama juga kebersamaan. Berupa dukungan dan serta
tuntutan dari rakyat, dipertimbangkan oleh rakyat (penguasa) untuk memenuhi
kepentingan rakyat berwujud keputusan dan aturan. Kerjasama tersebut adalah
usaha kearah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina nasionalisme di
Negara bangsa. Dan keputusan serta aturan tersebut haruslah adil (bagi seluruh
rakyat Indonesia) yang berlandaskan kebenaran (Tuhan dan manusia).