Senin, 05 Mei 2014

Pancasila.

Dalam suatu pemerintahan rakyat dengan melalui badan-badan tertentu dalam menyampaikan aspirasi ataupun menetapkan peraturan. Harus ditempuh melalui musyawarah yang menyelaraskan antara hikmah dan kebijaksanaan/penyautan kebenaran dari Tuhan dan manusia untuk mencapai kesepakatan/mufakat. 
Kebenaran yang didapat dari Tuhan melalui keyakinan dan pengakuan yang diwujudkan dalam bentuk perbuatan terhadapa adanya suatu Dzat Yang Maha Tunggal, Maha Sempurna. Hal ini menuntut manusia untuk selalu bersikap taat dan taklim kepada Tuhan dan ajaran kebenaran-Nya.

Kebenaran manusia ada akibat pengakuan terhadap HAM (Hak Asasi Manusia) yang Adil dan Beradab. Yaitu kesadaran sikap dan perilaku yang sesuai dengan moral dan hati nurani sebagaimana mestinya.

Pemerintahan rakyat juga memilki kerjasama juga kebersamaan. Berupa dukungan dan serta tuntutan dari rakyat, dipertimbangkan oleh rakyat (penguasa) untuk memenuhi kepentingan rakyat berwujud keputusan dan aturan. Kerjasama tersebut adalah usaha kearah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina nasionalisme di Negara bangsa. Dan keputusan serta aturan tersebut haruslah adil (bagi seluruh rakyat Indonesia) yang berlandaskan kebenaran (Tuhan dan manusia).