Senin, 05 Mei 2014

Kesegaran

Kesegaran udara pagi mengalir menembus rimbun pepohonan menghantarkan ketenangan. Dalam pagi dengan langit biru menyelimuti bersama angina menyentuh kulit. Di bawah dedaunan hijau lebar, bersandar pada kursi kayu terdengar kicau burung kutilang silih beganti. 

Ruang terbuka hijau seperti ini tak banyak memberi efek ketentraman. Rasa senang bukanlah saat berdekatan dengan alam menghasilkan suatu kebiasaan baru untuk me-refresh pikiran jiwa melainkan pada pusat keramaian tak jarang perbelanjaan. 

Demikian itu menyuburkan konsumsi masyarakat. Daya beli yang terkadang tak masuk akal, besar pasak daripada tiang. Mangabaikan keperluan tabungan sebagai langkah preventif saat terjadinya gangguan yang membutuhkan dana berlebih. Kecenderungan membelanjakan sebagian besar penghasilan sama halnya pemborosan waktu untuk mendapat barang sesuai keinginan bukan sesuai kebutuhan. Hingga pusat-pusat keramaian perbelanjaan menjamur di setiap sudut kota, tanpa memperdulikan kebutuhan ruang hijau sebagai lumbung oksigen murni juga meruntuhkan minat menikmati kesagaran udara bersih, suasana tenang yang menentramkan namun tak tanpa beban.

28 Februari 2013