Kesegaran udara pagi mengalir menembus rimbun pepohonan
menghantarkan ketenangan. Dalam pagi dengan langit biru menyelimuti bersama
angina menyentuh kulit. Di bawah dedaunan hijau lebar, bersandar pada kursi
kayu terdengar kicau burung kutilang silih beganti.
Ruang terbuka hijau seperti ini tak banyak memberi efek
ketentraman. Rasa senang bukanlah saat berdekatan dengan alam menghasilkan
suatu kebiasaan baru untuk me-refresh pikiran
jiwa melainkan pada pusat keramaian tak jarang perbelanjaan.
Demikian itu menyuburkan konsumsi masyarakat. Daya beli yang
terkadang tak masuk akal, besar pasak daripada tiang. Mangabaikan keperluan
tabungan sebagai langkah preventif saat terjadinya gangguan yang membutuhkan
dana berlebih. Kecenderungan membelanjakan sebagian besar penghasilan sama
halnya pemborosan waktu untuk mendapat barang sesuai keinginan bukan sesuai
kebutuhan. Hingga pusat-pusat keramaian perbelanjaan menjamur di setiap sudut
kota, tanpa memperdulikan kebutuhan ruang hijau sebagai lumbung oksigen murni
juga meruntuhkan minat menikmati kesagaran udara bersih, suasana tenang yang
menentramkan namun tak tanpa beban.
28 Februari 2013