Senin, 05 Mei 2014

Daun yang jatuh tak pernah membenci angin

“Daun yang jatuh tak pernah membenci angin”, pepatah lama terimplementasi dengan baik selaras dengan perkembangan zaman. Transformasi aplikasi dari peribahasa di atas melekat kuat dalam benak seorang pria paruh baya.

Selembar daun yang gugur dari pohon ketapang setiap harinya ialah sumber penghidupan. Daun kering merupakan popok kompos seharusnya, menjadi sampah. Mengganggu kebersihan. Untuk itulah ia dibutuhkan bukan sekadar tuntutan pengangguran maupun sempitnya lapangan pekerjaan. Bagi pemegang teguh prinsip ‘menjaga kebersihan’, tugas ini adalah keharusan dan sisi lain sebagai pekerjaan mulia.

Di dalam rumus kehidupan yang saling melengkapi, setiap peran di laksanakan secara optimal. Multiperan pria paruh baya tak semua berkesempatan merasakan pun memilki. Status yang tak jarang dipandang sebelah mata nyatanya vital fungsi serta manfaatnya.

Selembar daun pun yang jatuh ialah kehendak-Nya dan daun yang jatuh itulah sumber penghidupan seorang pria paruh baya.

1 Maret 2013