“Daun yang jatuh tak pernah membenci angin”, pepatah lama
terimplementasi dengan baik selaras dengan perkembangan zaman. Transformasi
aplikasi dari peribahasa di atas melekat kuat dalam benak seorang pria paruh
baya.
Selembar daun yang gugur dari pohon ketapang setiap harinya
ialah sumber penghidupan. Daun kering merupakan popok kompos seharusnya,
menjadi sampah. Mengganggu kebersihan. Untuk itulah ia dibutuhkan bukan sekadar
tuntutan pengangguran maupun sempitnya lapangan pekerjaan. Bagi pemegang teguh prinsip
‘menjaga kebersihan’, tugas ini adalah keharusan dan sisi lain sebagai
pekerjaan mulia.
Di dalam rumus kehidupan yang saling melengkapi, setiap
peran di laksanakan secara optimal. Multiperan pria paruh baya tak semua
berkesempatan merasakan pun memilki. Status yang tak jarang dipandang sebelah
mata nyatanya vital fungsi serta manfaatnya.
Selembar daun pun yang jatuh ialah kehendak-Nya dan daun
yang jatuh itulah sumber penghidupan seorang pria paruh baya.
1 Maret 2013