Jika kamu
ingin melakukannya, lakukanlah. Hidup hanya sekali, jangan kebanyakan menyesali
hal-hal yang kau lewati. Semua berawal. Semua punya asal. Semua berakibat,
semua punya dampak, semua beresiko, semua tak pernah aman, dan tak ada kata
sudah. Lakukan dan lakukan. Berjalan terus. Terjang kebosanan. Lelah dan
amarah, candu dan gairah. Susah. Berbenah, lemah, berkilah.
Kau tak
perlu menyombongkan sesuatu. Tak pantas juga kau menggerutu sepanjang waktu. Lihat,
dengar, rasakan. Orang-orang lain juga dilanda keheranan. Dunia yang tak lagi
sesuai harapan. Dan jalan-jalan panjang nan terjal yang harus dilalui ialah
keniscayaan.
Bahagiakan dirimu.
Bebaskan pikiranmu.
Lama sudah
dikungkung norma-norma. Lama sudah hidup menurut kata orang tua. Ide dan
gagasan di kepala disimpan dalam-dalam sebab tak ada tujuan dan strategi masuk
akal. Cita, adalah buah dari peluh yang kita peras selama prinsip kita pegang
teguh. Cita adalah kehidupan. Sedangkan dua puluh tahun hidup, cita, tak lebih
dari bualan, omong kosong tanpa beban.
Musyawarah dan
tukar pikiran dikalahkan oleh kekhawatiran orang tua. Tak ada dukungan. Anggap saja
ada, namun bukan yang kita butuhkan. Sebab hidup berdampingan dengan mereka
bukan lagi prioritas. Sebab impian adalah batas. Karena cita membuat(ku) ingin
terbang bebas.
PKU/ 018