Aku tak suka memakai jam tangan sebenarnya. Dengan muka biasa tak terlihat murung apalagi bahagia, ia melanjutkan argumentasi. Hal menyenangkan ketika kau tak perlu mencemaskan keadaan karena kau terlepas dari kungkungan waktu. Ia terlihat jemawa, kemudian berkata: satu-satunya penentu ialah metabolisme tubuhmu. Kali ini terlihat raut muka bahagia.
Seseorang di sampingnya menimpali tanpa ragu dan terlihat seperti orang yang telah berada di sisinya bahkan sebelum ia dilahirkan ke bumi. Bilang saja kau tak suka melakukan apa-apa. Tertawa sinis dan melanjutkan perkataan: lumrah kau mengatakannya, biar kuingatkan kembali, tak ada kebijaksanaan pada orang-orang yang mencari kebenaran.
Aku tak mencari kebenaran! Ia berseru. Dan aku tak mengabarkan kebijaksanaan.
Keduanya terdiam. Air mineral dalam gelas bercampur es batu kotak-kotak diaduk perlahan. Meja kayu di warung makan itu basah oleh air. Kipas angin berputar kencang menghalau udara panas kota. Sekelompok pengamen menyanyikan lagu Kau Bukan Dirimu-nya Broery Marantika versi keroncong.
Ia merangkum irama dan keramaian, matanya membingkai meja makan, dinding putih berhias kalender dan lukisan ikan koi, suara percakapan, juga bisingnya lalu lalang kendaraan.
Seseorang di sampingnya mengiriminya pesan: kapan kau lanjutkan pekerjaanmu?
Dengan segera ia mengambil gawai dan membalasnya: setelah waktu istirahat siangku selesai.