Selasa, 11 Februari 2014

Kesempatan.

Manusia terlahir sebagai pemimpin di buana. Mengayomi makhluk Tuhan lainnya. Tentu saja kemanfaatan ialah kuncinya, ketika kita berguna bagi orang lain misalnya maka salah satu tujuan dari terciptanya manusia terlaksana. Manusia yang bermanfaat tidak harus melakukan tindakan yang besar, dalam artian menggunakan dana yang besar. Karena seharusnya dalam kekuranganpun kita bisa memberikan kemanfaatan bagi makhluk lainnya. Saling mengingatkan menjadi penting dalam hubungan di antara manusia. Kebetulan juga kegiatan ini tidak memerlukan tenaga yang telalu banyak apalagi dalam perihal biaya. Intinya ialah pada saat kita mengingatkan orang lain satu hal penting terpenuhi yaitu pemberian kesempatan. Tidak mungkin sesama teman saling mengingatkan berkenaan dengan kejelekan, lebih banyak mudharat daripada manfaat pastinya. Berikan kesempatan dengan saling mengingatkan apa yang seharusnya dan yang lebih baik dilakukan. Bukan malah mencaci lalu stagnan pada kesibukan mengkritisi, tanpa tindakan dan contoh nyata sebagai wujud kepedulian kita terhadap sesama-Nya. Fitrah kita untuk melayani merupakan pengejawantahan kunci kehidupan manusia yang terpatri pada tindakan kemanfaatan. Mengarahkan manusia untuk kembali pada hakekatnya selaku khalifah atas makhluk Tuhan lainnya di dunia.